×
LSSM TIQA BBT

    Textile Industry Quality Asurance Balai Besar Tekstil disingkat TIQA-BBT adalah lembaga sertifikasi sistem mutu independen resmi milik pemerintah yang didirikan pada tanggal 5 Oktober 1994. LSSM TIQA-BBT diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan ruang lingkup Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) pada tanggal 31 Oktober 2003 dengan nomor LSSM-004-IDN. Dalam menjalankan kegiatannya, LSSM TIQA-BBT mengacu kepada SNI ISO/IEC 17021-1:2015 dan 17021-3:2017
    KAN sebagai badan akreditasi tertinggi di Indonesia telah menjalin kerja sama saling pengakuan (mutual recognition) secara internasional dengan the Pacific Accreditation Cooperation (PAC) yang berkedudukan di Australia dan the International Accreditaion Forum (IAF) yang berkedudukan di Kanada, dengan tujuan menciptakan sistem kerjasama global yang menjamin adanya saling pengakuan internasional pada sertifikasi atau registrasi sistem manajemen mutu, produk dan pelayanan.

    Dengan adanya kerjasama saling pengakuan antara the Pacific Accreditation Cooperation (PAC) dengan the International Accreditation Forum (IAF), maka lembaga akreditasi Indonesia yang bernaung di bawah Komite Akreditasi Nasional (KAN) selain mendapat pengakuan secara nasional juga mendapat pengakuan yang sejajar dengan lembaga akreditasi luar negeri dan bertaraf international sehingga dapat disimpulkan bahwa sertifikat yang telah dikeluarkan oleh anggota PAC termasuk KAN di Indonesia sudah dapat diterima oleh pelanggan dalam perdagangan nasional maupun internasional.

    Sampai saat ini telah banyak perusahaan tekstil berskala sedang sampai besar yang bergerak di bidang pemintalan, pertenunan, pencelupan hingga garmen telah menerima sertifikat SNI ISO 9001:2015 dari LSSM TIQA-BBT.

    Lembaga sertifikasi TIQA-BBT memiliki tenaga auditor yang berpengalaman baik di bidang sistem manajemen mutu ISO 9001 maupun bidang tekstil, bahkan ada pula tenaga auditor LSSM TIQA-BBT yang menguasai bidang Total Quality Management, serta kami dapat mengarahkan peningkatan mutu secara terus menerus guna memenuhi kepuasan pelanggan.


    Alur Layanan Jasa  Sertifikasi Sistem Mutu

      1. Pelanggan membuat permohonan Layanan Jasa Sertifikasi Mutu baik datang langsung maupun melalui e-mail/surat penawaran
      2. Subkoordinator Pemasaran membuat surat penawaran
      3. Pelanggan menyetujui penawaran dan menyerahkan berkas/ dokumen persyaratan pengajuan layanan jasa sertifikasi
      4. Subkoordinator Sertifikasi melakukan Kaji Ulang Permohonan
      5. Subkoordinator Kerjasama membuat Surat Perjanjian Kerjasama (SPK)
      6. Subkoordinator Kerjasama mengajukan pemohonan kepada Bendahara Penerima untuk menerbitkan kode E-Billing sesuai rincian harga
      7. Bendahara Penerima menerbitkan kode E-Billing dan jumlah yang harus dibayarkan
      8. Subkoordinator Kerjasama menginformasikan kepada pelanggan kode E-Billing dan jumlah yang harus dibayarkan
      9. Pelanggan melakukan pembayaran di Bank atau Kantor Pos
      10. Bendahara Penerima melakukan validasi pembayaran
      11. Subkoordinator Kerjasama melakukan pembuatan Work Order
      12. Subkoordinator Sertifikasi mengkoordinir pelaksanaan Audit kesesuaian tahap I
      13. Subkoordinator Sertifikasi  mengkoordinir pelaksanaan Audit kesesuaian tahap II
      14. Subkoordinator Sertifikasi mengkoordinir pelaksanaan tindakan perbaikan (jika ada)
      15. Subkoordinator Sertifikasi mengkoordinir pelaksanaan rapat komite sertifikasi
      16. Subkoordinator Sertifikasi mengkoordinir penerbitan Sertifikat
      17. Subkoordinator Kerjasama menyampaikan Sertifikat kepada pelanggan


          Informasi lebih lanjut, saran dan keluhan dapat disampaikan kepada :
          LSSM TIQA-BBT
          Quri Siti MDP (Koordinator Standardisasi dan Sertifikasi)
          Alamat Jl. Jendral A. Yani No 390, Bandung
          Gedung Utama Lt. 2 Telp : 022-7206214, 7206215 ext. 166 Fax : 022- 7271288 Email: sertifikasi@bbt.kemenperin.go.id atau pemasaran@bbt.kemenperin.go.id


          BIAYA DAN PELANGGAN
          Biaya sertifikasi berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 54 tahun 2021.
          Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2021 Download
          Lampiran Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2021 Download



          DAFTAR KLIEN LEMBAGA SERTIFIKASI SISTEM MANAJEMEN MUTU (TIQA)
          YANG TERSERTIFIKASI


          DAFTAR KLIEN LEMBAGA SERTIFIKASI SISTEM MANAJEMEN MUTU (TIQA)
          YANG DITANGGUHKAN (SUSPENDED) ATAU DICABUT (WITHDRAWN)



          MANAJEMEN KETIDAKBERPIHAKAN
          Komitmen Kepala BBSPJIT :
          Kepala BBSPJIT dan Koordinator Standardisasi dan Sertifikasi LSSM TIQA-BBT berkomitmen dalam menjalankan kegiatan TIQA-BBT akan selalu :
          1. Melayani semua permohonan sertifikasi bagi setiap industri tekstil dan produk tekstil baik milik swasta maupun pemerintah tanpa diskriminasi dan sesuai dengan ruang lingkup pemohon.
          2. Memberikan aturan yang berimbang dan mudah diakses oleh klien LSSM TIQA-BBT, tidak memihak dalam audit dan mengacu kepada standar sistem manajemen mutu SNI ISO 9001 : 2015 yang saat ini berlaku.
          3. Menjamin tidak ada konflik kepentingan antara seluruh personel LSSM TIQA-BBT dengan pihak klien untuk memperoleh sertifikat.
          4. Menjamin bahwa tim audit dalam proses sertifikasi bersifat objektif dan tidak dalam kapasitas sebagai yang memberikan konsultansi terhadap perusahaan yang akan disertifikasi.
          5. Menjamin bahwa keputusan sertifikasi adalah bersifat netral dan objektif tidak ada satu orang pun personel sertifikasi yang mempengaruhi keputusan yang berakibat merugikan kepada kedua belah pihak.

          PERSYARATAN DAN PROSEDUR
          Persyaratan Sertifikasi

          • Telah memiliki dokumentasi sistem manajemen mutu yang sesuai dengan persyaratan SNI ISO 9001 : 2015,
          • Telah menerapkan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan persyaratan SNI ISO 9001 : 2015,
          • Telah melaksanakan audit mutu internal dan tinjauan manajemen secara lengkap minimal 1 (satu) cycle.
          • Prosedur Sertifikasi


          Perusahaan yang menginginkan untuk mendapat sertifikat SNI ISO 9001:2015 dari LSSM TIQA-BBT akan melalui prosedur sebagai berikut:

          • Pengisian registrasi dan informasi tentang profil serta ruang lingkup perusahaan yang akan disertifikasi
          • Penetapan dan persetujuan biaya sertifikasi
          • Kontrak sertifikasi
          • Audit kecukupan (audit tahap 1) yaitu pemeriksaan dokumen Pedoman Mutu dan Prosedur Mutu perusahaan.
          • Audit Kesesuaian (audit tahap 2) atau pemeriksaan lengkap kesesuaian dokumen sistem manajemen mutu dengan penerapannya di lapangan.
          • Pemberian sertifikat setelah dinyatakan lulus yang berlaku 3 tahun.
           

          Prosedur-prosedur:
          • Setiap perusahaan industri TPT dapat memperoleh sertifikat SNI ISO 9001: 2015 dengan mengajukan permohonan kepada LSSM TIQA-BBT dengan persyaratan sebagai berikut:
          • PEMBERIAN, PENOLAKAN, PEMELIHARAAN, PEMBARUAN, PEMBEKUAN, PEMULIHAN, PENUNDAAN, PENCABUTAN, PERLUASAN ATAU PENGURANGAN SERTIFIKASI DOWNLOAD
          • PROSES PENANGANAN BANDING DAN KELUHAN DOWNLOAD
          • PENGGUNAAN SERTIFIKAT DAN LOGO DOWNLOAD

          MENGAPA PILIH LSSM TIQA

          Keuntungan memilih LSSM TIQA-BBT untuk sertifikasi SNI ISO 9001:2015 adalah:

          • Ruang lingkup TIQA-BBT khususnya untuk industri tekstil dan produk tekstil serta perlengkapan peralatan mesin tekstil.
          • Dokumen ditulis dalam bahasa Indonesia.
          • Biaya sertifikasi cukup bersaing dan pelayanan memuaskan.
          • Rahasia perusahaan dijamin aman.
          • Auditor TIQA-BBT adalah merangkap sebagai ahli tekstil dan ahli Total Quality Management, hal ini akan sangat bermanfaat bagi perusahaan karena teknik dan proses di industri TPT telah dipahami betul oleh auditor.
          • Surveilen yang kami laksanakan diarahkan kepada peningkatan mutu terus menerus ( continual improvement ) yang berfokus kepada kepuasan pelanggan, sehingga dapat memacu perusahaan merebut persaingan dan meningkatkan market share di pasar global.