×

Gelar Aneka Kegiatan Menarik, Kemenperin-YBI Populerkan Bangga Berbatik

Sektor industri batik dan produk batik terbukti memiliki resiliensi di tengah tantangan ekonomi global yang terjadi beberapa tahun terakhir. Tak hanya itu, sektor industri ini dikategorikan sebagai industri padat karya yang mampu menyerap hingga 200 ribu tenaga kerja.

Menperin: Di Masa Depan, Ekonomi Nasional Turut Ditopang Industri Halal

Ekonomi syariah dan industri halal telah dipandang sebagai sumber mesin pertumbuhan ekonomi baru. Sebagai bagian dari sektor industri pengolahan, industri halal juga menunjukkan kinerja yang positif. Pada triwulan I tahun 2024, sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) tumbuh 1,94 persen (y-on-y).

Akrabkan Gen Z dengan Industri Halal, Kemenperin Hadirkan Talk Show di Industrial Festival 2024

Kementerian Perindustrian terus mendukung perkembangan sektor industri manufaktur dalam negeri, termasuk melalui peningkatan pengetahuan bagi masyarakat mengenai kebijakan dan kinerja sektor industri. Salah satu langkah yang tengah dijalankan adalah mendekatkan generasi muda dengan isu seputar industri, dengan tujuan memperkenalkan sektor industri yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan di masyarakat sehari-hari dan berkontribusi bagi bergeraknya ekonomi.

Dukung Peningkatan Daya Saing Industri Berkelanjutan, Kemenperin Berikan Sertifikat Industri Hijau dan Penghargaan Industri Hijau 2024

Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam melaksanakan upaya penurunan emisi gas rumah kaca secara nasional, tidak hanya melalui dukungan upaya mitigasi perubahan iklim tetapi juga melalui transformasi menuju Industri yang lebih hijau. Penerapan Industri Hijau diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas industri manufaktur di tanah air.

Tingkatkan Nilai Tambah Melalui Prinsip-prinsip Industri Hijau, Kemenperin Gelar Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2024

Kementerian Perindustrian terus fokus dalam meningkatkan nilai tambah manufaktur di Indonesia, salah satunya ditempuh dengan berpedoman pada prinsip-prinsip industri hijau yang berkelanjutan untuk menciptakan masa depan tanpa karbon. Kemenperin menargetkan industri manufaktur di Indonesia dapat mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2050, sepuluh tahun lebih awal dari target nasional tahun 2060.

PROGRAM RESTRUKTURISASI MESIN DAN/ATAU PERALATAN PADA INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL

Dalam rangka implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 serta untuk meningkatkan daya saing industri tekstil dan produk tekstil dalam negeri melalui pemberian insentif investasi untuk menstimulus penggunaan mesin dan/atau peralatan yang lebih modern dan ramah, maka Kementerian Perindustrian akan melaksanakan Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan pada Industri Tekstil dan Produk Tekstil pada Tahun Anggaran 2024.