Business Gathering I/2018: Sinergi Pelayanan Berkualitas Berbasis Suara Pelanggan

Dengan tema “Peningkatan Daya Saing Industri TPT Melalui Penguatan Pelayanan Jasa Teknis yang Profesional, Transparan dan Akuntabel”, Balai Besar Tekstil mengadakan Business Gathering pada hari Selasa (07/08/2018) yang bertempat di gedung Product Development and Design Center (PDDC) dan dihadiri oleh 50 orang peserta perwakilan dari industri TPT dan instansi Pemerintah. Business Gathering ini merupakan acara pertama dari dua rencana Business Gathering yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2018.

Selain sektor industri makanan dan minuman, otomotif elektronik, serta kimia, Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) adalah salah satu sektor industri yang ditetapkan menjadi prioritas dalam penerapan industri 4.0. Kualitas produk harus didukung dengan manajemen perusahaan yang konsisten dan terjamin mutunya. Balai Besar Tekstil sebagai unit pelayanan teknis di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri ? Kementerian Perindustrian memiliki tugas dan fungsi melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan dibidang tekstil. Kegiatan pengujian mutu barang dan sertifikasi produk ini adalah salah satu strategi penguatan daya saing sektor industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Nasional yang dapat dilakukan dalam upaya peningkatan standar mutu dan kualitas produk.

Sesuai dengan peraturan Undang-Undang No.25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, suatu pelayanan publik harus mencakup sekurang-kurangnya pelaksanaan pelayanan, pengelolaan pengaduan masyarakat, pengelolaan informasi, pengawasan internal, penyuluhan kepada masyarakat, dan pelayanan konsultasi. Pihak manajemen Balai Besar Tekstil selaku penyedia layanan jasa berharap melalui Business Gathering ini tercipta forum komunikasi dan interaksi dua arah antara pengguna dan penyedia layanan jasa.

Acara dibuka oleh Kepala Pusat Standardisasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian RI, Bapak Yan Sibarang Tandiele yang dalam hal ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Tekstil. Dalam sambutannya, selain mengusung industri 4.0, disampaikan pula bahwa Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian mendukung inisiasi ekosistem inovasi untuk peningkatan daya saing industri Nasional melalui program pembukaan kawasan industri baru, pembangunan infrastruktur dibidang internet berkecepatan tinggi dan data center, penggunaan bahan baku lokal yang ramah lingkungan, percepatan inovasi,  serta dukungan jaminan iklim investasi yang kondusif bagi keberlangsungan kegiatan usaha industri di Indonesia.

Tiga materi utama yang disampaikan adalah: (1) sosialisasi penyesuaian tarif layanan jasa Balai Besar Tekstil yang sedang diusulkan pada PP Tarif Kementerian Keuangan RI; (2) preview Layanan Jasa Teknis, serta (3) review mengenai layanan jasa pengujian TPT, kalibrasi, dan sertifikasi. Hasil dari kegiatan ini berupa saran dan masukan dari pengguna layanan jasa teknis terutama dalam hal peningkatan alur prosedur layanan yang lebih singkat dan efektif, pengembangan sarana dan prasarana Laboratorium Pengujian TPT terutama yang berhubungan dengan pengujian untuk SNI Wajib Tekstil, serta himbauan industri TPT mengenai program sosialisasi dan sinergi peran lintas Kementerian dan Lembaga terkait teknis pelaksanaan SNI Wajib di lapangan.

Komentar

ilmudes.com

Senin, 19 November 2018 | 15:39 WIB
Semoga kedepannya Indonesia semakin maju di semua bidang. Amin

Tambah Komentar