Balai Besar Tekstil Kenalkan Teknik Jumputan kepada Negara Anggota Colombo Plan

Balai Besar Tekstil pada hari Senin (23/07/2018) menjadi salah satu tujuan kunjungan dan workshop sehari bagi negara-negara Colombo Plan di kota Bandung dan Cimahi. Acara ini masih merupakan rangkaian kegiatan dari program Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) “Capacity Building Program on Enhancing the Development of Small and Medium Industry” pada tanggal 18 Juli – 30 Juli 2018 di Jakarta dan Bandung, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Colombo Plan.

Sebanyak 20 orang peserta yang berasal dari Afghanistan, Bangladesh, Bhutan, India, Laos, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, dan Indonesia melakukan kunjungan ke beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Bandung. Dalam kesempatan itu pula dilakukan kunjungan dan mini workshop ke lima Balai Besar yakni Balai Besar Tekstil, Balai Besar Keramik, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik, Balai Besar Logam Mesin, dan Balai Besar Pulp dan Kertas. Maksud dari kunjungan ini adalah untuk mengenalkan satuan kerja yang bernaung dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian. Sesuai dengan tema program yakni Small and Medium Industry Acceleration Through Research and Development, Balai Besar Tekstil berkesempatan mengenalkan peran litbang dalam pengembangan IKM Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), diantaranya pengembangan produk melalui peningkatan kualitas, pengembangan desain, pengembangan metode/teknik, dan pengembangan bahan baku material.

Salah satu teknik tradisional yang diperkenalkan dalam workshop ini adalah teknik jumputan, yakni teknik eksplorasi motif kain yang dihasilkan dari teknik rintang warna yang beragam seperti serutan, jahitan, lipatan, dan ikatan. Produk yang dihasilkan bersifat unik karena motif yang dihasilkan tidak akan ada yang dapat berulang. Meskipun teknik ini bukan teknik baru dan hampir semua negara memiliki teknik yang serupa, namun jumputan memiliki kekhasan budaya lokal Indonesia sehingga diharapkan peserta workshop yang berasal dari multinegara ini dapat merasakan pengalaman baru baik dari metode dan produk akhir yang dihasilkan.

Acara dimulai dengan Welcome Speech yang disampaikan oleh Koordinator Pelaksana Harian Tini Sumartini, dilanjutkan dengan penyampaian materi pengenalan organisasi Balai Besar Tekstil serta pengenalan hasil litbang Balai Besar Tekstil. Setelah melakukan kunjungan ke fasilitas Laboratorium Pengujian Tekstil, peserta memulai workshop jumputan di gedung Product Development and Design Center (PDDC) dan Showroom Hasil Litbang Balai Besar Tekstil. Mr. Jayalath Kelantotuwage Owitage (Srilanka) menyampaikan apresiasi bagi Balai Besar Tekstil yang telah menciptakan inovasi-inovasi berupa mesin dan peralatan proses tekstil yang mampu meningkatkan metode tradisional menjadi lebih modern. Selanjutnya, harapan setelah adanya kegiatan ini dapat membuka kerjasama lintas negara khususnya untuk pengembangan mesin dan peralatan proses tekstil yang dapat digunakan IKM tekstil di negara-negara anggota Colombo Plan. (eo)

Komentar

Tidak Ada Komentar

Tambah Komentar